pada suatu siang, gaga sedang pergi, sementara saili termenung sendirian diruang tengah. dia tersentak ketika didengarnya percakapan antara lelaki- perempuan ditera belakang.
saili gusar bergegas dia beranjak dari duduknya, berjalan menuju keteras dalam. tidak ada siapa-siapa disana. saili termenung beberapa saat lamanya. dia tengah berpikir, suara siapakah gerangan tadi, saat tiba-tiba didengarnya suara yang sama di atasnya. dari arah sangkar burung yang tergantung dibawah genteng teras dalam.
saili terbelalak. suara itu berasal dari burung beo milik gaga. selama beberapa saat dia trpaku menatap burung beo itu. entah apa sebabnya, dia mnemukan dirinya begitu saja mempercayai celetoh beo itu. kecemburuan saili kepada suaminya makin menumpuk. ya, dari mana burung beo bisa bicara kalau tidak mendengar? bukankah beo hanya dapat mengatakan kebenaran dari sesuatu yang didengar? dan rasa penasaran saili mendadak menjadi saebuah kecurigaan, yang kemudian menyulut api kemarahan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar